Cloud Computting
Nama : Alfan Candra Setiawan
NPM : 50415493
Kelas : 4IA19
Mata Kuliah : Pengantar Bisnis Informatika #
UNIVERSITAS GUNADARMA
1. Cloud Computting
A. Pengertian Cloud Computting
1. Cloud Computting
A. Pengertian Cloud Computting
Komputasi awan (bahasa Inggris: cloud computing)
adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer ('komputasi') dan
pengembangan berbasis Internet ('awan'). Awan (cloud) adalah
metafora dari internet, sebagaimana awan yang sering digambarkan di diagram
jaringan komputer. Sebagaimana awan dalam diagram jaringan komputer
tersebut, awan (cloud) dalam Cloud Computing juga merupakan abstraksi dari
infrastruktur kompleks yang disembunyikannya. Ia adalah suatu metoda
komputasi di mana kapabilitas terkait teknologi informasi disajikan
sebagai suatu layanan (as a service), sehingga pengguna dapat mengaksesnya
lewat Internet ("di dalam awan") tanpa mengetahui apa
yang ada didalamnya, ahli dengannya, atau memiliki kendali terhadap
infrastruktur teknologi yang membantunya. Menurut sebuah makalah tahun 2008
yang dipublikasi IEEE Internet Computing "Cloud Computing adalah
suatu paradigma di mana informasi secara permanen tersimpan di server di internet dan
tersimpan secara sementara di komputer pengguna (client) termasuk di dalamnya
adalah desktop, komputer tablet, notebook, komputer tembok, handheld, sensor-sensor,
monitor dan lain-lain.
Komputasi awan adalah suatu konsep umum yang
mencakup SaaS, Web 2.0, dan tren teknologi terbaru lain yang dikenal
luas, dengan tema umum berupa ketergantungan terhadap Internet untuk memberikan
kebutuhan komputasi pengguna. Sebagai contoh, Google Apps menyediakan
aplikasi bisnis umum secara daring yang diakses melalui suatu penjelajah
web dengan perangkat lunak dan data yang tersimpan di server.
Komputasi awan saat ini merupakan trend teknologi terbaru, dan contoh bentuk
pengembangan dari teknologi Cloud Computing ini adalah iCloud.
B. Layanan Karakteristik Cloud Computting
Dengan semakin maraknya pembicaraan tentang Cloud
Computing, Semakin banyak Perusahaan yang mengumumkan bahwa mereka menyediakan
layanan cloud computing. Akan sangat membingungkan bagi kita para pengguna
untuk memastikan bahwa layanan yang kita dapatkan adalah Cloud computing atau
bukan.dari semua devenisi yang ada, dapat dijelaskan bahwa cloud computing ideal
adalah layanan yang memiliki 5 karakteristik di bawah ini :
- Demand Self Service (pelayanan mandiri diri sendiri saat diperlukan)
Pengguna dapat memesan dan mengelola layanan tanpa
interaksi manusia dengan penyedia layanan, misalnya dengan mengguna-kan, sebuah
portal web dan manajemen antarmuka. Pengadaan dan perlengkapan layanan serta
sumber daya yang terkait terjadi secara otomatis pada penyedia.
- Broad Network Access (akses jaringan yang besar)
Layanan yang tersedia terhubung melalui jaringan
pita lebar, terutama untuk dapat diakses secara memadai melalui jaringan
internet, baik menggunakan thin client, thick clien, ataupun media lain seperti
smartphone.
- Resource Pooling (resource menyatu)
Penyedia layanan cloud memberikan layanan melalui
sumberdaya yang dikelompokkan di satu atau berbagai lokasi data center yang
terdiri dari sejumlah server dengan mekanisme multi-tenant. Mekanisme multi
tenant ini memungkinkan sejumlah sumberdaya komputasi digunakan bersama-sama
oleh sejumlah user, dimana sumberdaya tersebut baik yang berbentuk fisik maupun
virtual, dapat dialokasikan secara dinamis untuk kebutuhan pengguna/pelanggan
sesuai permintaan. Dengan demikian, pelanggan tidak perlu tahu bagaimana dan
darimana permintaan akan sumberdaya komputasinya dipenuhi oleh penyedia
layanan. Yang penting, semua permintaan dapat terpenuhi. Sumberdaya komputasi
ini meliputi media penyimpanan, memory, processor, pita jaringan, mesin
virtual.
- Rapid Elasticity (elastisitas cepat)
Kapasitas komputasi yang disediakan dapat secara
elastis dan cepat disediakan, baik itu dalam bentuk penambahan atau pengurangan
kapasitas yang diperlukan.
- Measured Service (layanan pengukuran)
Sumber daya cloud yang tersedia harus dapat diatur
dan dioptimasi penggunaannya, dengan suatu sistem pengukuran yang dapat
mengukur penggunaan dari setiap sumberdaya komputasi yang digunakan
(penyimpanan,memory,processor, lebar pita, dan aktivitas user, dan lainnya).
Dengan demikian, jumlah sumber daya yang digunakan dapat secara transparan
diukur yang akan menjadi dasar bagi user untuk membayar biaya penggunaan
layanan.
Layanan Cloud Computting diantaranya :
Layanan Cloud Computting diantaranya :
- Infrastructure as a Service (IaaS)
Infrastructure as a Service adalah layanan komputasi
awan yang menyediakan infrastruktur IT berupa CPU, RAM, storage, bandwith dan
konfigurasi lain. Komponen-komponen tersebut digunakan untuk membangun komputer
virtual. Komputer virtual dapat diinstal sistem operasi dan aplikasi sesuai
kebutuhan. Keuntungan layanan IaaS ini adalah tidak perlu membeli komputer
fisik sehingga lebih menghemat biaya. Konfigurasi komputer virtual juga bisa
diubah sesuai kebutuhan. Misalkan saat storage hampir penuh, storage bisa
ditambah dengan segera. Perusahaan yang menyediakan IaaS adalah Amazon EC2,
TelkomCloud dan BizNetCloud.
- Platform as a Service (PaaS)
Platform as a Service adalah layanan yang
menyediakan computing platform. Biasanya sudah terdapat sistem operasi,
database, web server dan framework aplikasi agar dapat menjalankan aplikasi
yang telah dibuat. Perusahaan yang menyediakan layanan tersebutlah yang
bertanggung jawab dalam pemeliharaan computing platform ini. Keuntungan layanan
PaaS ini bagi pengembang adalah mereka bisa fokus pada aplikasi yang mereka
buat tanpa memikirkan tentang pemeliharaan dari computing platform. Contoh
penyedia layanan PaaS adalah Amazon Web Service dan Windows Azure.
- Software as a Service (SaaS)
Software as a Service adalah layanan komputasi awan
dimana kita bisa langsung menggunakan aplikasi yang telah disediakan. Penyedia
layanan mengelola infrastruktur dan platform yang menjalankan aplikasi
tersebut. Contoh layanan aplikasi email yaitu gmail, yahoo dan outlook sedangkan
contoh aplikasi media sosial adalah twitter, facebook dan google+. Keuntungan
dari layanan ini adalah pengguna tidak perlu membeli lisensi untuk mengakses
aplikasi tersebut. Pengguna hanya membutuhkan perangkat klien komputasi awan
yang terhubung ke internet. Ada juga aplikasi yang mengharuskan pengguna untuk
berlangganan agar bisa mengakses aplikasi yaitu Office 365 dan Adobe Creative
Cloud.
C. Kelebihan dan Kekurangan Cloud Computting
1. Kelebihan
- Fleksibilitas
Artinya bahan presentasi yang kita buat tidak perlu
kita simpan di hardisk yang akan memakan ruang space atau mungkin dimasukan ke
flashdisk.
- Kemudahan Akses
Yang paling menonjol dari komputasi awan adalah
kemudahan akses. Untuk mengerjakan suatu pekerjaan kita tidak mesti berada
dihadapan satu komputer yang sama.
- Penghematan
Kelebihan lain dari komputasi awan, khususnya bagi
perusahaan-perusahaan besar. Dengan adanya sistem komputasi awan memungkinkan
perusahaan untuk mengurangi infrastruktur komputer yang memerlukan biaya
pengadaan dan perawatan cukup besar, hal ini juga berarti staf IT yang
diperlukan tidak terlalu banyak, dan staf IT yang ada tidak terlalu berurusan
dengan update, konfigurasi dan hal-hal lain yang berkaitan dengan komputasi.
Dengan adanya komputasi awan, kita juga tidak dihadapkan dengan beban biaya
untuk membayar lisensi atas software-software yang kita instal dan kita
gunakan, karena semua software sudah bisa digunakan melalui komputasi awan.
2. Kekurangan
- Hal yang paling wajib dalam komputasi awan adalah koneksi internet, internet bisa dibilang jalan satu-satunya jalan menuju komputasi awan, ketika tidak ada koneksi internet ditempat kita berada maka jangan harap bisa menggunakan sistem komputasi awan. Hal ini masih menjadi hambatan khsusnya bagi Indonesia, karena belum semua wilayah di tanah air terjangkau oleh akses internet, ditambah lagi sekalipun ada koneksinya belum stabil dan kurang memadai.
D. Manfaat Cloud Computting
Dari penjelasan tentang cloud computing diatas,
ada banyak manfaat yang bisa kita ambil dari cloud computing, yaitu :
- Skalabilitas, yaitu dengan cloud computing kita bisa menambah kapasitas penyimpanan data kita tanpa harus membeli peralatan tambahan, misalnya hardisk dll. Kita cukup menambah kapasitas yang disediakan oleh penyedia layanan cloud computing.
- Aksesibilitas, yaitu kita bisa mengakses data kapanpun dan dimanapun kita berada, asal kita terkoneksi denganinternet, sehingga memudahkan kita mengakses data disaat yang penting.
- Keamanan, yaitu data kita bisa terjamin keamanan nya oleh penyedia layanan cloud computing, sehingga bagi perusahaan yang berbasis IT, data bisa disimpan secara aman di penyedia cloud computing. Itu juga mengurangi biaya yang diperlukan untuk mengamankan data perusahaan.
- Kreasi, yaitu para user bisa melakukan/mengembangkan kreasi atau project mereka tanpa harus mengirimkan project mereka secara langsung ke perusahaan, tapi user bisa mengirimkan nya lewat penyedia layanan cloud computing.
- Kecemasan, ketika terjadi bencana alam data milik kita tersimpan aman di cloud meskipun hardisk atau gadget kita rusak.
Berikut merupakan cara kerja penyimpanan data dan replikasi data
pada pemanfaatan teknologi cloud computing. Dengan Cloud Computing komputer
lokal tidak lagi harus menjalankan pekerjaan komputasi berat untuk
menjalankan aplikasi yang dibutuhkan, tidak perlu menginstal sebuah paket
perangkat lunak untuk setiap komputer, kita hanya melakukan installasi
operating system pada satu aplikasi. Jaringan komputer yang membentuk awan (internet)
menangani mereka sebagai gantinya. Server ini yang akan menjalankan
semuanya aplikasi mulai dari e-mail, pengolah kata, sampai program analisis
data yang kompleks. Ketika pengguna mengakses awan (internet) untuk sebuah
website populer, banyak hal yang bisa terjadi. Pengguna Internet Protokol (IP)
misalnya dapat digunakan untuk menetapkan dimana pengguna berada (geolocation). Domain
Name System (DNS) jasa kemudian dapat mengarahkan pengguna ke sebuah
cluster server yang dekat dengan pengguna sehingga situs bisa diakses dengan
cepat dan dalam bahasa lokal mereka. Pengguna tidak login ke server, tetapi
mereka login ke layanan mereka menggunakan id sesi atau cookie yang
telah didapatkan yang disimpan dalam browser mereka. Apa yang user lihat pada
browser biasanya datang dari web server. Webservers menjalankan perangkat
lunak dan menyajikan pengguna dengan cara interface yang digunakan
untuk mengumpulkan perintah atau instruksi dari pengguna (klik, mengetik,
upload dan lain-lain) Perintah-perintah ini kemudian diinterpretasikan oleh
webservers atau diproses oleh server aplikasi. Informasi kemudian disimpan pada
atau diambil dari database server atau file server dan pengguna kemudian
disajikan dengan halaman yang telah diperbarui. Data di beberapa server disinkronisasikan
di seluruh dunia untuk akses global cepat dan juga untuk mencegah kehilangan
data.
Web service telah memberikan mekanisme umum untuk
pengiriman layanan, hal ini membuat service-oriented architecture (SOA) ideal
untuk diterapkan. Tujuan dari SOA adalah untuk mengatasi persyaratan yang bebas
digabungkan, berbasis standar, dan protocol-independent distributed computing.
Dalam SOA, sumber daya perangkat lunak yang dikemas sebagai
"layanan," yang terdefinisi dengan baik, modul mandiri yang menyediakan
fungsionalitas bisnis standar dan konteks jasa lainnya. Kematangan web service
telah memungkinkan penciptaan layanan yang kuat yang dapat diakses berdasarkan
permintaan, dengan cara yang seragam.
F. Perusahaan Penyedia Jasa Cloud Computting
Perusahaan penyedia layanan seperti ini antara lain :
- Microsoft
- Zoho
- Amazon
- SalesForce
Sumber Materi Cloud Computting :
- http://purnomolamala.blogspot.com/2015/06/makalah-cloud-computing-terbaru-2016.html
- http://id.wikipedia.org/wiki/Komputasi_awan
- Teknik, dunia. 2013. Konsep cloud computing.
- Sutyadinata, andi. 2013. Mengorek lebih dalam tentang komputasi awan (cloud computing). www.andi0309.blogspot.com

Komentar
Posting Komentar